Facebook/jalvins solissa
Twitter/jalvins solissa or @ jalvhinss
yahoo/svinzho

Minggu, 05 Desember 2010

Ilmu Pengetahuan dalam Masyarakat


Istilah Society atau Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama. Kata masyarakat sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen atau yang saling tergantung satu sama lain. Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi dengan sesama mereka berdasarkan saling ketergantungan. Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocok-tanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional. Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakat suku dan masyarakat negara. Dimasa kini, masyarakat lebih bersifat kompleksitas dan fleksibel.
Istilah Science atau ilmu sering dipahami sebagai kumpulan pengetahuan yang tersususn secara sistematis, yang dapat diuji dan dapat diukur kebenarannya. Science dalam pengertiannya yang lengkap dan menyeluruh adalah serangkaian kegiatan manusia dengan pikirannya dan menggunakan berbagai tata cara sehingga menghasilkan sekumpulan pengetahuan yang teratur mengenai gejala-gejala alami, kemasyarakatan dan perorangan untuk tujuan mencapai kebenaran, memperoleh pemahaman, memberikan penjelasan atau melakukan penerapan. Menurut asal usulnya, kata science berasal dari kata latin scientia yang berarti pengetahuan. Pada kelanjutannya, kata ini berasal dari bentuk kata kerja scire yang artinya mempelajari, mengetahui. Awalnya kata science merujuk kepada pengetahuan mengenai apapun misalnya menjahit dll. Setelah abad ke-7, science mengalami perubahan ke arti yang lebih halus yakni segenap pengetahuan yang teratur.
Ada 3 pencirian ilmu yakni Kegiatan, Tata cara dan Pengetahuan. Ketiga pencirian ilmu ini tidak saling bertentangan malah sebaliknya ketiga hal ini merupakan kesatuan mantik yang mesti ada secara runtut. Artinya bahwa ilmu  harus diusahakan dengan kegiatan manusia, kegiatan itu harus dilaksanakan dengan tata cara tertentu dan akhirnya kegiatan yang bertata cara itu menghasilkan pengetahuan yang teratur. Dengan demikian, ilmu secara nyata dan khas merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh para ilmuan dengan menggunakan pikiran, menyangkut pengertian dan pemahaman serta mempunyai tujuan-tujuan tertentu, sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masing-masing Ilmuwan.
Ilmu merupakan hasil karya perseorangan yang dikomunikasikan dan dikaji secara terbuka oleh masyarakat. Sekiranya hasil karya itu memenuhi syarat-syarat keilmuan (sistematis, universal, rasional, objektif dan dapat diuji) maka dia diterima sebagai bagian dari kumpulan ilmu pengetahuan dan digunakan oleh masyarakat tersebut. Dapat dikatakan bahwa penciptaan ilmu bersifat individual namun komunikasi dan penggunaan ilmu adalah bersifat sosial. Kreativitas individu yang didukung oleh sistem komunikasi sosial yang bersifat terbuka menjadi proses pengembangan ilmu yang berjalan sangat efektif.
Dengan demikian, seorang ilmuwan mempunyai tanggung jawab sosial yang terpikul di bahunya. Bukan saja karena dia adalah warga masyarakat yang terlibat secara langsung dalam masyarakat tetapi karena dia memiliki fungsi selaku seorang ilmuwan yang mesti bertanggung jawab terhadap ilmu pengetahuan, dengan mengkomunikasikan hasil temuannya untuk dimanfaatkan dalam masyarakat. Ada banyak cara untuk mengkomunikasikan ilmu pengetahuan ke dalam masyarakat. Beberapa di antaranya adalah :

A.    PAMERAN ILMU

Pameran Ilmu merupakan sebuah kegiatan yang memungkinkan serorang mahasiswa atau ilmuwan untuk menyajikan penelitian ilmiahnya sendiri untuk dosen, sesama ilmuan dan masyarakat umum. Kegiatan ini memberikan perubahan kepada mahasiswa atau ilmuan tersebut untuk meningkatkan penelitian dan ketrampilannya agar menjadi lebih baik. Ada 4 langkah utama dalam melakukan pameran ilmiah yakni :

1.      Perencanaan Proyek.
Langkah awal untuk membuat sebuah pameran ilmiah adalah perencanaan proyek yang baik. Kunci untuk mempersiapkan sebuah proyek ilmiah yang baik adalah Memilih Topik yang menarik. Pemahaman tentang topik yang akan menjadi tema sentral pameran adalah hal yang penting. Untuk membantu menemukan ide untuk membuat topik yang menarik, anda dapat mengunjungi perpustakaan. Disini dapat dibaca berbagai bacaan mulai dari majalah-majalah keilmuan, buku-buku bahkan mencari informasi dengan menggunakan jaringan komputer seperti internet. Dengan banyaknya informasi anda akan lebih mudah untuk menemukan ide bagi topik pameran kita kemudian, cari tau apa saja yang diketahui para ilmuwan tentang topik tersebut dan hal-hal apa saja yang belum mereka temukan darinya. Hal ini dapat dijadikan bahan pameran. Anda perlu juga untuk berbicara dan mengkomunikasikan topik tersebut dengan para dosen, ilmuwan atau teman-teman kita lewat diskusi dan dialog. Hal ini penting agar anda dapat menerima masukan ataupun kritik terhadap topik tersebut. Bahkan jika memungkinkan, anda perlu bergabung dengan klub sains di Perguruan tinggi atau museum lokal di daerah anda.
Setelah memilih topik, Pikirkanlah Beberapa Pertanyaan Spesifik Dan Berusahalah Untuk Menjawabnya. Usahakanlah agar proyek itu unik dan tidak boleh mengulangi apa yang telah dilakukan oleh orang lain.  Cobalah untuk membangun penelitian berdasarkan pertanyaan-pertanyaan sendiri. Sebelum memulai proyek, adalah lebih baik Memiliki Seorang Mentor yakni dosen atau ilmuwan yang dapat memberikan masukan dan opini yang bermanfaat bagi proyek tersebut. Ia akan memandu dan memberikan jalan keluar ketika proyek yang dikerjakan bermasalah. Penting sekali untuk memiliki mentor yang benar-benar memahami aturan-aturan keilmuan sehingga ia peka dalam memberikan masukan atau opini dalam proyek tersebut.


2.      Melakukan Percobaan.
Sebuah proyek ilmiah yang baik, harus mengikuti metode ilmiah atau proses-proses baku yang telah digunakan oleh para ilmuwan un tuk memperoleh ilmu pengetahuan dari  hasil percobaan. Langkah pertama dalam melakukan proses ini adalah Membuat Hipotesis atau prediksi awal tentang apa yang sedang dipikirkan. Kemudian, Ujilah Hipotesis tersebut dengan cara melakukan riset atau penelitian. Cari Tau juga bagaimana cara orang lain/ilmuwan lain melakukan percobaan yang sama, apakah mereka berhasil atau tidak. Hal ini akan memberikan petunjuk yang berharga untuk merancang percobaan sendiri.
Setelah itu, Buatlah Daftar Bahan Dan Alat yang diperlukan dalam percobaan. Membuat Penjelasan Bagaimana Caranya melakukan percobaan tersebut (menulis prosedur/instruksi) dengan jelas. Sebelum memulai percobaan, lakukanlah diskusi dan pemeriksaan dengan mentor semua alat dan bahan yang akan digunakan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa bahan dan alat yang digunakan tidak berbahaya sehingga percobaan dapat dilakukan dengan aman.
Dalam proses Percobaan, bersikaplah hati-hati dan cermat dalam mengukur, membuat catatan dan menyimpan cataan pengamatan tersebut. Hasil percobaan mungkin saja berbeda karenanya percobaan harus dilakukan berulang-ulang selama beberapa kali untuk memastikan hasil yang akurat sekaligus untuk mengungkapkan sumber-sumber kesalahan dalam percobaan-percobaan sebelumnya. Setelah mendapatkan hasil yang cukup akurat, mulailah melakukan Analisis. Analisis dapat dilakukan dengan menggunakan grafik atau tabel untuk melihat tren atau pola yang tepat dalam percobaan tersebut. Peran mentor sangat diperlukan disini, untuk membantu dan memandu dalam proses analisis.
Dari hasil dan analisa percobaan, Buatlah Kesimpulan yang tepat. Kesimpulan haruslah menyatakan apakah percobaan tersebut mendukung hipotesis atau sebaliknya menyangkal hipotesis. Dapat juga mengumukakan kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan orang lain yang mempengaruhi hasil percobaan tersebut.

3.      Mengkomunikasikan Penemuan (Pemeran).
Para ilmuan professional biasanya berbagi penemuan mereka yang baru melalui jurnal atau buku dan membahasnya dalam konferensi pers. Bagi para mahasiswa atau ilmuan baru, Pameran Ilmu memberikan kesempatan serupa untuk berbagi dan mengkomunikasikan penemuan mereka dengan masyarakat.  Penting juga untuk membuat dan mengumpulkan laporan tertulis tentang proyek ilmiah yang dipamerkan. Mintakan juga para pengunjung atau audiens untuk memberikan tanggapan atau pendapat tentang pameran tersebut dan simpanlah sebagai bahan untuk melakukan proyek serupa yang lebih baik ke depan. Pameran tersebut mungkin saja dikunjungi oleh banyak pengunjung yang hanya tau sedikit tentang penelitian anda, karena itu pastikan bahwa laporan tentang pameran tersebut dapat mengkomunikasikan hasil temuan anda dengan baik dan dapat dipahami oleh masyarakat.
Mulailah laporan dengan Abstrak atau gambaran singkat tentang proyek anda, bagaimana hipotesis anda, proses percobaan (materi yang digunakan dan prosedur yang dipakai), analisis dan menyimpulkan temuan anda (kesimpulan yang dicapai). Ada baiknya membuat poster tentang proyek anda sehingga orang dapat melihat langkah-langkah penting dalam proyek tersebut dan tertarik untuk melihatnya. Gunakan juga gambar dan grafik yang dapat menjelaskan temuan anda. Kadang kala gambar-gambar yang digunakan dapat berarti seribu kata.


4.      Ikut Kompetisi Ilmiah.
Setelah melakukan pameran ilmiah, anda dapat mengikut-sertakan proyek anda dalam Kompetisi-Kompetisi Sains. Pada kompetisi ilmiah, anda akan membuat pameran termasuk laporan tertulis, notebook laboratorium, poster, grafik dan gambar serta bagian lain dari tampilan proyek anda.  Anda akan diminta untuk menjelaskan proyek tersebut kepada para juri yang biasanya terdiri dari para dosen dan ilmuwan bahkan masyarakat umum. Dari kompetisi tersebut, akan diperoleh berbagai masukan, saran dan kritik untuk meningkatkan proyek dan penelitian yang akan dilakukan dikemudian hari, memperoleh banyak ide dan gagasan baru yang dapat dikembangkan ke depan, juga interaksi dengan para ilmuan terkenal. Semua ini dapat menambah motivvasi dan semangat anda untuk lebih maju dan mungkin menjadi seorang ilmuwan yang terkenal dan sukses.

B.     FIKSI ILMIAH

Fiksi ilmiah merupakan cara lain untuk mengkomunikasikan dan menerapkan ilmu pengetahuan dalam masyarakat. Fiksi ilmiah bahkan merupakan cara yang paling berhubungan dengan masyarakat karena fiksi ilmiah banyak menceritakan kehidupan masyarakat dan hal-hal yang terjadi didalamnya, baik pada masa lalu, masa kini maupun apa yang mungkin akan terjadi di masa depan. Bila Ide-ide para ilmuwan diuji melalui eksperimen pengamatan maka Ide-ide penulis fiksi ilmiah dapat diuji dalam pikiran pembaca. Apakah meyakinkan cerita? Apakah dunia itu menggambarkan tampak nyata? Dan sebagainya.
Beberapa orang melacak fiksi ilmiah kembali ke zaman Yunani kuno dan Romawi yang menceritakan banyak kisah-kisah tentang perjalanan-perjalanan yang mengagumkan, penemu dan penyihir. Beberapa orang yang lain percaya fiksi ilmiah dimulai di Eropa pada 1500-an dan 1600-an, ketika Thomas More menulis tentang UTOPIA (sebuah tanah yang sempurna) dan Cyrabo de Bergerac menulis The Comical History of the states dan Empires of the moon and Sun. Namun jika fiksi ilmiah menceritakan tentang teknologi dan perubahan maka kita harus mencari awal yang benar di tempat dan waktu fiksi ilmiah ini muncul yakni ketika perubahan teknologi dan sosial terjadi dengan lebih cepat dari sebelumnya, di  Inggris pada tahun 1800-an.
Pada saat itu, Revolusi industri telah mengubah cara orang hidup dan bekerja. Revolusi politik pada akhir 1700 di koloni-koloni Amerika dan Perancis menantang pemerintah lama serta gagasan-gagasan tradisional tentang masyarakat. Dan suasana perubahan intelektual dan sosial yang membantu menghasilkan apa yang disebut novel fiksi ilmiah yang pertama, Frankenstein (1818). Novel ini ditulis tahun 1816 oleh Mary Wollstoneeraft Shelley. Frankenstein bercerita tentang seorang ilmuan (victor frankenstein) yang telah menemukan rahasia dari penciptaan kehidupan, yang menciptakan raksasa yang mengerikan yang kemudian dihancurkan. Novel ini memperkenalkan beberapa tema yang terus berlanjut didalam fiksi-fiksi ilmiah selanjutnya seperti penciptaan kehidupan yang cerdas dan masalah yang disebabkan oleh ciptaan tersebut.
Belakangan pada tahun 1800-an penulis Perancis, Jules Verne menjadi master pertama fiksi ilmiah pengetahuan modern. Verde menemukan teknologi yang menarik dan menyenangkan, dan kisahnya penuh dengan penemuan mengagumkan dan petualangan yang berani. Ia menulis lebih dari 60 novel, termasuk From the Earth to the Moon (1865), 20.000 Leagues Under the sea (1870) dan Around the World in Eight Days (1873). Pada akhir tahun1800-an penulis Inggris H. G Wells menuliskan nama besar berikutnya dalam fiksi ilmiah. bunga Fiksi ilmiahnya yang paling terkenal adalah seri novel pendek yang ditulis pada tahun 1890-an, termasuk The Time Machine (1895), menceritakan perjalanan menuju masyarakat di masa depan, the Island of Docter Moreau (1896), yang menceritakan tentang percobaan ilmuan untuk mengubah hewan menjadi manusia dan the War of the World (1898), yang menceritakan tentang invasi Bumi dengan Mars.
http://www.google.co.id/images/cleardot.gif            Fiksi ilmiah menjadi populer di Amerika Serikat pada awal 1900-an. Sebagian besar karena dipublikasikan dalam majalah "pulp" seperti Amazing Stories. Didirikan pada tahun 1926 oleh Gernsback Hugo, Amazing stories adalah majalah besar pertama fiksi ilmiah Amerika. Cerita dalam majalah tersebut terutama tentang tindakan anak laki-laki yang penuh keajaiban dan petualangan mendebarkan. Cerita lebih mengejutkan muncul pada tahun 1930, dan ketika John Cambell menjadi editor pada tahun 1937, ia mulai menampilkan cerita dengan tema yang lebih serius. Banyak penulis fiksi sains terkemuka termasuk Robert Heinlein, Ray Bradbury, Fritz Leiber, Isaac Asimov, Frederik Poll dan Phillip K. Dick, memulai karir mereka di majalah seperti ini dan yang lain banyak yang mengikuti.
Fiksi Ilmiah yang paling menarik di tahun 1930-an dan 1940 adalah Not American. Namun, fiksi ini diproduksi oleh tiga penulis Inggris: Aldouls Huxley, George Orwell dan Olaf Stapledon. Huxley bukan penulis fiksi ilmiah, tetapi ia menghasilkan sejumlah novel genre yang sesuai. Yang paling terkenal adalah Brave New World (1932), yang menggambarkan sebuah masyarakat masa depan di mana biologi dan psikologi modern digunakan untuk memberikan kebahagiaan hidup orang-orang tersebut dengan mengorbankan individualitas mereka. George Orwell juga berkelana ke dunia fiksi ilmiah pada acara-acara yang langka. Dia menulis 1984 (1949), yang menceritakan tentangvisi lain mengganggu masa depan, di mana Inggris telah menjadi negara polisi suram diperintah oleh seorang diktator yang keras disebut Big Brother. Novelis fiksi ilmiah yakni filsuf Inggris Olaf Stapledon. Ia melakukan survei tentang kehidupan yang cerdas, baik manusia dan non manusia, lebih dari bentangan waktu yang lama dan mencapai luas ruang. Karyanya adalah Star Maker (1937).http://www.google.co.id/images/cleardot.gif
Tahun 1900-an adalah masa perubahan untuk fiksi ilmiah. Dua majalah Amerika yang berpengaruh yakni  Fantasy and science Fiction, didirikan pada tahun 1949 dan disunting oleh Anthony Boucher dan Galaxy didirikan pada tahun 1950 dan disunting oleh H.L Gold,  membantu membawa rasa hormat yang lebih besar bagi fiksi ilmiah. Boucher dan Gold memiliki standar sastra lebih tinggi dari editor pulp sebelumnya. Sebuah gagasan cerdas dan tindakan yang mendebarkan tidak lagi cukup, Boucher terutama ingin menulis di luar bidang fiksi ilmiah. Kedua editor ini lebih tertarik pada cerita tentang perilaku manusia, emosi dan masyarakat.
Fiksi ilmiah sebagian besar adalah dibidang Bahasa Inggris dari tahun 1890 sampai 1940-an. Hal ini mulai berubah di tahun 1950 dengan munculnya para penulis Polandia seperti Stanislaw Lem,  Boris Bersaudara dan Arkady Strugatsky di Uni Soviet. Namun, dalam bahasa Inggris, fiksi ilmiah terus mendominasi di seluruh dunia.
Tahun 1960-an dan awal 1970-an sering disebut era fiksi ilmiah New Wave. Untuk pertama kalinya sejumlah besar penulis fiksi ilmiah bereksperimen dengan gaya menulis baru dan berbagai mata pelajaran yang lebih luas. Di Inggris, penulis Michael Moorcock mengambil alih sebagai editor majalah New World, mengubahnya menjadi majalah berbahasa Inggris dengan fiksi ilmiah yang terkemuka dari tahun 1960. Ia banyak menujukkan penulis baru di Inggris seperti J. G Ballard dan Brian Aldiss dan John Sladek di Amerika. Salah satu penulis penting  New Wave adalah Samuel R. Delany. Jr, salah satu dari sedikit penulis fiksi ilmiah Afrika Amerika.
Pada akhir tahun 1960-an, wanita mulai memasuki fiksi ilmiah dalam jumlah terbatas. Salah satu penulis fiksi sains yang paling menonjol yang muncul sekitar waktu ini adalah Ursula K. LeGuin, penulis The left hand of Darkness (1969). wanita lain yang mulai menerbitkan fiksi ilmiah pada tahun 1960-an dan 1970-an adalah C.J Cherryh, Vonda McIntyre dan Octavia Butler.
Tahun 1960 juga tahun penerbitan novel fiksi ilmiah klasik Dune yang ditulis pada tahun 1965 oleh Frank Herbert America. Dune adalah buku yang pertama dalam enam buku epik yang luas dan kompleks. Sebuah fiksi ilmiah jenis baru yang disebut cyberpunk muncul di tahun 1980-an. Ini dihasilkan oleh penulis yang mengkombinasikan teknologi komputer, menulis terampil, dan sikap yang tampaknya datang dari film detektif tangguh di tahun 1940-an. Karya Cyberpunk dunia yang terbaik dapat dilihat dalam William Gibson Neuromancer trilogy (1984-1988).
Pada akhir 1980-an sejumlah penulis fiksi ilmiah lain mulai memproduksi novel tentang masyarakat yang rumit, mencakup agama-agama besar serta jarak  ruang dan waktu yang lama. Para penulis termasuk Joan Slonezewski (A Door into ocean, 1986), Vernor vinge (A Fire upon the Deep, 1992) dan Paul Mc Auley (Four hundred billion star, 1988). penulis lain menulis cerita yang lebih kompleks dengan isi yang lebih banyak. Contohnya David Brin  dengan Uplift saga, Gregory Benford's Galactic center series, the Mars trilogy oleh Kim Stanley Robinson.


http://www.google.co.id/images/cleardot.gif
C.     FIKSI ILMIAH di FILM DAN TELEVISI

Di akhir tahun 1800-an fiksi ilmiah mulai dipakai dalam pembuatan fiksi dan acara televisi. Salah satu flm pertama yang memakai cerita fksi ilmiah adalah  A trip to the Moon (1902), yang dibuat oleh produser film dari Prancis bernama George Mclies. Setelah itu, muncul pula  Metropolis (1926) yang dibuat oleh produser film jerman Fritz Lang. 
Pada tahun 1930-an dan tahun 1940-an "serial flm" yang menggunakan fiksi ilmiah menjadi populer. Ini adalah rangkaian film yang berfokus pada pahlawan tertentu, seperti Flash Gordon atau Buck Rogers dan diikuti dengan petualangan menarik. Pada tahun 1950-an, para pruduser film melihat pendekatan yang lebih serius untuk film yang menggunakan fiksi ilmiah klasik seperti The day the Earth Stood Still (1951), The Invasion of the Body Snatchers (1956) and The Incredible Shrinking Man (1957). Salah satu fiksi ilmiah yang paling popular dalam serial film adalah Star Wars (1977)
Di televisi, serial fiksi ilmiah pertama kali menunjukkan keberhasilannya di tahun 1950-an dan awal tahun 1960-dengan Rod Serling The Twilight Zone dan  Star Trek.  Fiksi ilmiah menjadi lebih populer di televisi dan mendapat pengkuan dari masyarakat luas adalahh di tahun 1900 melalui serial  The X-Files dan  Babylons 5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar